20090109

Lilitan Hati

Lama kita terlilit
Beruntai-untai simpul persahabatan kita
Lama kita terjalin
Beruntai-untai tali perkawanan kita

Bersama-sama bererat tangan
Berpeluh bahagia
Bertangis duka
Tak pernah ingin lepaskan jalinan

Waktu beranjak tua
Umur bertahta dewasa
Lihat lilitan kita, simpul kuat mulai terurai masai

Sekarangkah, sahabat?

Sudahkah untaian kita lapuk?
Sekarangkah ikatan kita rapuh?

Kemana tempo kemarin berlalu?
Ataukah hanya aku yang tak berpindah tempat
Aku lena, sahabatku...
Pikirku, lilitan ini selalu ada

Sahabatku,
Ku lepaskan lilitan...
Larilah...
Bebaslah...

Kan ku untai doa hening
Selaksa ikhlas berdenting

Hanya untukmu, sahabat-sahabat tersayang...

14:15
9 Januari 2009

Buat Niken, Rahwana dan Eri yang sudah pergi...
Buat Devi yang ingin pergi...
Aku CINTA kalian!

1 comment:

Devilito said...

Jangan terlintas angan akan lapuknya ikatan yang telah kesat. Karena sejak itu.. rapuh hendak melanda. kita sama-sama takut terpisah, gelisah. Kita sama-sama mencoba, kita sama-sama ragu akan nanti, tapi kita tetaplah untaian. Bukan mutiara mungkin, tapi rumput kering yang sedang teruntai, dan bersiap untuk tumbuh kembali. Sekali lagi..kalian bertiga, cuma kalian bertiga yang buatku berarti, dan aku takkan ragu katakan bahwa akupun cukup berharga bagi kalian. Kita hanya mencoba untuk mengejar mimpi-mimpi. Kita terpisah bukan untuk berpisah, kecuali jika itu yang kita inginkan. Aku ingin tetap kau ikat, dengan ikatan yang lebih erat. Dengan rinduku, dengan rindumu, akan pertemuan.Kita masih belajar untuk menjadi sahabat. Aku ingin kaunanti, jauh sebelum aku kembali, entah nanti aku berbagi bangga, atau mencucurkan pedihnya kegagalanku.Begitu juga aku pada kalian.Dan saat itu, kuingin kita adalah kebanggaan, karena kita sahabat.Senja berarti karena ia memang berarti.