20081211

Penaklukan??




Postingan tanggal 9 Desember 2008 (maap internet njeblug)

Mungkin ada beberapa teman yang menganggap aku cocky. In a way, I think the same. Aku dengan arogansiku yang kubanggakan. Hahay!!

Jatuh cinta, aku benci hal ini. Bagi orang lain jatuh cinta mungkin terasa indah dan membahagiakan. Bagiku sebaliknya. Bagiku cinta itu menyiksa. Membuat sakit luar dalam. Pernyataanku tadi bukan main-main. Aku serius.

Bisa bayangin nggak? Seseorang yang sangat kuat seperti Samson bisa bertekuk lutut sama Delilah? Sampai2 dia memberitahukan rahasia kekuatannya yang akan hilang bila rambutnya dipotong. Cinta memang gak logis. Gak bener nih!!

Bagiku, cinta artinya juga penaklukan. Seseorang harus bertekuk lutut, mengaku kalah akan perasaannya sendiri. Dengan kata lain, ia kehilangan kemampuan untuk menguasai diri sendiri. Kawan, hal itu sungguh berat untuk orang sombong seperti aku.

Trus, apa hubungannya kepasrahan orang terpanah cinta dengan aku (bahasakuuuuu..)? Ada donk!! Kalo gak ada ngapain juga aku nulis ginian??? Ini semua berhubungan dengan hipotesis bahwa MANUSIA SELALU MENGINGINKAN APA YANG TIDAK DIMILIKINYA. Same here!! Aku selalu jatuh cinta sama orang yang salah. Selama hidup aku pernah suka beberapa orang tapi aku harus mengakui bahwa aku cuma bisa jatuh cinta sama beberapa orang. Sialnya, orang-orang tidak beruntung itu adalah orang-orang yang gak mungkin ku jangkau. Bukan low self-esteem ya, guys. Ini semua lebih ke masalah perbedaan terlalu besar antara aku dan pria2 itu. Aneh2 aja mereka itu. Ada yang beda ras (sampe sekarang aku bingung kenapa ketidakhadirannya begitu menghujam dalam), sampe masalah beda pandangan sama orang tua. Pendeknya, yang terakhir itu karna Mam dan Pap gak setuju. I’m powerless about this. Aku bukan macem orang nekat yang makin dilarang makin kawin lari... Hahaha... Pengennya!!

Lucu ya? Kenapa aku gak bisa jatuh cinta sama orang yang biasa2 aja. Bukan dari kalangan makhluk aneh yang akan mengundang isu sawat dan bandem dari orang-orang tercinta. Aku capek. Aku capek merasa kalah. Bayangkan, aku merasa kalah dua kali, kalah akan perbedaanku dengan dia dan kalah akan perasaanku sendiri. Dan aku orang yang lumayan anti kalah.

Kadang aku gak terima. Ada yang bilang cinta itu datangnya dari Allah. Trus, kenapa Allah memberiku ”kado” cinta orang yang jelas-jelas gak mungkin bersama denganku. Mungkin aku harus merenung makin keras, memikirkan semua ini.

Kenapa sih aku tiba2 merasa seperti ini? Aku cuma bisa bilang.hari-hari nyantai tanpa pikiran itu sudah berakhir. Ada seseorang yang lagi hobi banget jalan2 di pikiran aku dan dia gak punya kata capek di kamusnya. Waktu istirahatku cuman kalo aku lagi bobok. Dengan begitu dia bisa ikutan bobok instead of jalan-jalan di kepala aku.

Ya Allah, terima kasih.
Ini sulit.
Tapi akan ku coba.
Bila seandainya aku jatuh, tangkap aku ya Allah...
Kau adalah tempat segalanya berlabuh

Hugs, Jingga

1 comment:

Ananya said...

Anya tahu kalo tante 'cinta' ama mamah [huekkk]... dan yang Anya tahu, tante CINTA ama TBS!!! tobat nte....