20081211

Dari dia...


di sebuah opera
bangku~bangku penuh
berisi

penonton
maestro
guru
murid
idola
dan mereka yang bersengketa telah
menunggu kabar damai
lakon merilis mahakarya

Ia akan pulang setelah
yakin disertakan
sutradara dalam babak
berikut
kisah berabad lamanya
Di kota
Diadat
Di desa dikramat
lelaku sakral
lelaku mantra
legenda jagad
bahkan murid jadi buah
bibir lantaran ditepuki
maestro.


Demikian selanjutnya…

Sepanjang ritual
sutradara membisiki
Tahukah apa yang dikenangnya
pembaca kitab adalah tokoh pintar seperti
kamu

-- Rahwana --

2008/12/11 13:25

No comments: