20081215

Aku mengakuinya…



Akhir-akhir ini makin sering hujan. Dingin, sendiri, nyaman dan menenangkan.

Hari ini aku sampai pada kesadaran bahwa untuk kali ini aku punya keinginan. Tidak muluk. Aku hanya ingin diperbolehkan untuk berbagi dengannya. Hanya berbagi. Aku tidak tahu apa yang menuntunku kearahnya. Aku tidak tahu apa motivasiku. Aku tidak tahu apa yang signifikan pada dirinya. Yang kutahu, aku mengaguminya. Aku mengagumi caranya mengagumiku yang hanya aku ini.

Aku mengaku padanya bahwa lagu Dewi Lestari ”Malaikat Juga Tahu” telah membuatku tiba-tiba sesak napas dan di kali lain membuatku menangis. Aku benar-benar tidak tahu sebabnya. Mungkin karena lagu itu mengungkap ke-sejati-an cinta. Entahlah...

Dia berkata, aku orang pertama yang berbuat begitu banyak untuknya. Aku bahkan sudah lupa apa saja yang kulakukan. Paling-paling hal remeh membelikannya vitamin C dan memberikan hasil foto-fotonya waktu memetik gitar di atas panggung. Itu saja. Tidak lebih. Ternyata dia begitu menghargai pemberianku. Ternyata ada orang seperti dia...

Aku benar-benar kesulitan jika harus mengejawantahkan perasaanku karena ia kerap kali mengirimkan sinyal palsu yang menipu. Aku tidak mau tertipu lagi. Kali ini kujalani semua dengan akal sehat dan kubiarkan semuanya mengalir sambil berusaha untuk tidak tenggelam

Sahabatku berkata aku mencintainya. (Terlalu dini untuk mengatakan cinta... Mendengar kata cinta saja aku berjengit)
Temanku yang lain berkata aku penasaran dengannya. (Sekarang sudah tidak lagi, dia begitu terbuka padaku)
Perasaanku berkata aku menyukainya. (Kalau tidak suka, aku pasti tidak akan pernah datang ke pertunjukannya)
Sudah!! Sudah!! Aku tidak mau mendengar dugaan-dugaan lain. Aku bahkan tidak mau memberikan definisi tentang apa kami ini.

Yang jelas,
1. Dia tidak suka minum obat
2. Aku suka mendengarkan musiknya (sukaaaaaaaaaa sekali!!)
3. Dia makan satu kali sehari
4. Aku jatuh cinta dengan dreadlock-nya
5. Dia mencintai Drupadi
6. Aku mengagumi Rahwana
7. Dia mengagumiku
8. Aku adalah groupie sejatinya
9. Dia seorang coffee-junkie
10. Aku suka hujan
11. Dia laki-laki yang baik
12. Aku gadis yang baik (menurut dia)
13. Dia kurus
14. Aku gendut
15. Dia pemalu
16. Aku pemarah
17. Dia idolaku
18. Aku yakin daftar ini akan makin panjang...

Ada sebuah puisi yang kutulis untuknya waktu aku terbangun dari tidur...

”Pejamkan matamu, wahai ksatria...
Rintik telah sirna
Kapal telah berlabuh
Pedang telah tersarung

Peri kecil menunggu
Menjagamu yang penat dan berpeluh
Menghampar selimut damai
Dibawah kerlip gemintang...

Rebahkan kepalamu, wahai ksatria
Hari ini perang tlah usai”

13/12/2008
02:58 am

Aku senang bisa berbagi bersamanya. Tuhan, terima kasih...

Hugs,
Jingga

Minggu ini aku menemukan julukan bagus untukku sendiri.
It’s SENTIMENTAL FOOL. I am a SENTIMENTAL FOOL, aren’t I? *big grin

No comments: