20081126

Ravana and Shita’s Meet Up…


Hari Sabtu, jangan ditanya… Kuhabiskan untuk menangis menggerung2 karna flu yang makin menggila. Virus edaaaaannn!!! Dikasi obat malah bikin makin gila2an nyerangnya. Huks huks…

Minggunya, jangan salah!! Aku dengan tekadku yang membara mencoba untuk keluar rumah. Sebelum otakku kram dan membuatku ingin nge-weed… (weed=rumput, nge-weed = merumput.red). Aku melarikan diri ke tempat Ra… Hahaha…

Disana, yang kutemui pertama adalah Hari. Yup, manusia gimbal bersuara kenceng itu... Setelah beberapa ngobrol sama Hari, baru deh the other Rastaguy-nya keluar dari tempat ngopinya… Arrrrgggghhhh, dreadlock-nya masi tetep sama kerennya… I adore every thread. If you were mine, everytime you could be the one to make me feel alright. Kok jadi nyanyi lagunya Bed and Breakfast… *inget jaman muda

Ra makin kurus. Ga tau kalo itu cuman perasaaanku, yang jelas dia makin kurus. Pasti karna insomnia-nya yang makin parah, rokok 234-nya yang makin ngebes, kebiasaan makan satu kali satu hari-nya, dan tergila-gilanya dia akan kopi. Ya Allah, aku cuman bisa membayangkan kengenesan yang dirasakan pacar ato istrinya ntar. At least, aku sebagai teman aja merasa bahwa hidupnya itu sungguh memprihatinkan. Pengen melakukan sesuatu, tapi aku tau itu membutuhkan kekuatan lebih untuk mencabut dia dari akarnya, mengubah semua kebiasaan itu. Dan aku gak mampu. Bukan aku orangnya.

Dia seperti ikan yang tidak bisa jauh dari air. Ra nggak bisa jauh dari 234, kopi dan lamunan-lamunannya di malam hari. Aku nggak bisa melihatnya seperti itu, tapi sekali lagi aku tidak bisa melakukan sesuatu. Aku benci keadaan dimana semuanya di luar kemampuanku dan aku tidak bisa melakukan sesuatu untuk membuat perubahan atau perbaikan. Aku cuma bisa membelikannya sebotol vitamin C. Huks!! Aku sayang Ra, seperti aku sayang sama Toni. Mereka berdua adalah salah dua dari alasan2ku mensyukuri nikmat Allah.

Ya Allah, jaga Ra untukku...

Hugs,
Jingga

No comments: